Inilah Jenis Kelabang Raksasa Terbesar di Dunia


Kelabang Raksasa
ALAM PEDIA - Kelabang Raksasa atau yang lebih dikenal dengan nama Scolopendra Gigantea (yang dalam bahasa Inggris disebut  Giant Centipede), adalah hewan sejenis serangga terbesar di dunia. Panjang tubuhnya dapat mencapai hingga 35 cm (14 inci). Dengan ukuran tubuhnya yang raksasa ini, ia dapat memangsa kelelawar, burung, katak, kadal, dan bahkan juga laba-laba tarantula raksasa yang beracun.

Kelabang Raksasa merupakan keluarga dari jenis Arthropoda dan berada pada kelompok Chilopoda. Ia dapat ditemui di hutan-hutan tropis Amerika Selatan, Amazon, Trinidad dan Jamaika. Ia dapat merangkak dengan cukup gesit di semak-semak dan diantara dedaunan. Serangga ini mempunyai banyak kaki, kelabang dewasa dapat mempunyai 46 kaki, dan tubuh yang terbagi-bagi menjadi 23 segmen.

Kelabang Raksasa ini dilengkapi dengan racun untuk melumpuhkan mangsanya. Kedua taringnya yang tajam dapat menyalurkan racun pelumpuh, mangsa yang kecil biasanya langsung mati setelah racun memasuki tubuhnya, sedangkan mangsa yang besar biasanya tidak dapat bergerak selama berjam-jam, dan sebelum mereka mampu bergerak lagi, Kelabang raksasa ini akan melumat daging mereka dengan gigitannya.

Pada umumnya semua jenis kelabang menyukai tempat tempat yang lembab, seperti tumpukan kain-kain, tumpukan kayu, dan sampah. Kelabang juga sangat menyukai bau ikan, baik yang dimasak maupun tidak. Semua jenis kelabang memiliki gigitan yang sungguh mengerikan rasa sakitnya, hanya saja antara setiap jenis kelabang memiliki rasa gigitan sakit yang berbeda. Kelabang yang bewarna merah pekat tidak memberikan rasa sakit yang terlalu lama, paling lama hanya dua hari, kelabang merah yang kakinya lebih banyak dan rapat dapat memberikan rasa sakit yang lebih lama, kelabang yang bewarna hijau kebiruan memiliki gigitan yang sangat sakit dibanding jenis kelabang lain. Tapi semua itu tergantung pada bagaimana perawatan dan pengobatan terhadap gigitannya. Nah,, Lantas bagaimana pula dengan Kelabang Raksasa?

Meskipun tampak seperti monster dengan wujud yang mengerikan, dan dilengkapi dengan racun berbahaya, namun kelabang raksasa ini tidak mematikan bagi manusia, racun gigitannya memang menyakitkan, biasanya pada bekas gigitannya akan membengkak dan racunnya menyebabkan lemas dan demam yang menyiksa, terutama pada manusia dewasa yang sehat. Biasanya obat penurun demam biasa telah dapat menurunkan temperatur tubuh, setelah demamnya turun, manusia yang menjadi korban gigitan dapat pulih kembali.

Di beberapa kalangan, hewan ini justru memiliki banyak penggemar. Biasanya para penggemar serangga akan menjadikan kelabang raksasa ini sebagai salah satu binatang peliharaan mereka. Penampilannya yang seram layaknya hewan purba menjadi daya tarik tersendiri bagi para kolektor. Hewan ini tidak menganggap manusia sebagai mangsanya, mereka tidak akan menggigit, kecuali bila merasa diserang. Beberapa kolektor kadang-kadang membiarkan kelabang ini merayap ditangan mereka, dan membuat beberapa foto bersama kelabang raksasa ini. Namun karena kelabang raksasa adalah binatang beracun dan dapat melukai manusia, maka ekspor binatang ini dilarang di banyak negara.

Kelabang raksasa tetap dianggap sebagai hewan berbisa meskipun bisanya kurang mematikan bagi manusia, tetapi Kelabang raksasa biasa dikonsumsi di Thailand dan di beberapa Negara bagian di Afrika. Bahkan pengobatan China memotong atau menggunakan bagian dari kelabang sebagai obat untuk penggunaan oral, meskipun efektivitas pengobatan ini belum terbukti secara ilmiah. PADI WEB/Edi Sucipto-Iqbal Fadillah/09-14. Foto dikutip dari: www.scolopendra.be

~ Ditulis Oleh Tim Padi Web ~

Anda telah membaca sebuah artikel yang berjudul : Inilah Jenis Kelabang Raksasa Terbesar di Dunia. Semoga artikel tersebut dapat bermanfaat untuk anda. Kami mohon maaf apabila konten yang anda baca memiliki suatu kecacatan ataupun salah dalam hal penulisan. Jika ada pertanyaan, kritik, maupun saran yang ingin disampaikan, silahkan anda hubungi kami dihalaman Kontak Kami, atau juga dengan menuliskannya di kotak komentar berikut.
"Terimakasih. (^_^)b"
https://alampedia.blogspot.com/2014/09/kelabang-raksasa-spesies-serangga.html Review: Oleh: alampedia.blogspot.com Inilah Jenis Kelabang Raksasa Terbesar di Dunia Pada: Padi Web Rating: 8.5 / 10
Kelabang Raksasa
ALAM PEDIA - Kelabang Raksasa atau yang lebih dikenal dengan nama Scolopendra Gigantea (yang dalam bahasa Inggris disebut  Giant Centipede), adalah hewan sejenis serangga terbesar di dunia. Panjang tubuhnya dapat mencapai hingga 35 cm (14 inci). Dengan ukuran tubuhnya yang raksasa ini, ia dapat memangsa kelelawar, burung, katak, kadal, dan bahkan juga laba-laba tarantula raksasa yang beracun.

Kelabang Raksasa merupakan keluarga dari jenis Arthropoda dan berada pada kelompok Chilopoda. Ia dapat ditemui di hutan-hutan tropis Amerika Selatan, Amazon, Trinidad dan Jamaika. Ia dapat merangkak dengan cukup gesit di semak-semak dan diantara dedaunan. Serangga ini mempunyai banyak kaki, kelabang dewasa dapat mempunyai 46 kaki, dan tubuh yang terbagi-bagi menjadi 23 segmen.

Kelabang Raksasa ini dilengkapi dengan racun untuk melumpuhkan mangsanya. Kedua taringnya yang tajam dapat menyalurkan racun pelumpuh, mangsa yang kecil biasanya langsung mati setelah racun memasuki tubuhnya, sedangkan mangsa yang besar biasanya tidak dapat bergerak selama berjam-jam, dan sebelum mereka mampu bergerak lagi, Kelabang raksasa ini akan melumat daging mereka dengan gigitannya.

Pada umumnya semua jenis kelabang menyukai tempat tempat yang lembab, seperti tumpukan kain-kain, tumpukan kayu, dan sampah. Kelabang juga sangat menyukai bau ikan, baik yang dimasak maupun tidak. Semua jenis kelabang memiliki gigitan yang sungguh mengerikan rasa sakitnya, hanya saja antara setiap jenis kelabang memiliki rasa gigitan sakit yang berbeda. Kelabang yang bewarna merah pekat tidak memberikan rasa sakit yang terlalu lama, paling lama hanya dua hari, kelabang merah yang kakinya lebih banyak dan rapat dapat memberikan rasa sakit yang lebih lama, kelabang yang bewarna hijau kebiruan memiliki gigitan yang sangat sakit dibanding jenis kelabang lain. Tapi semua itu tergantung pada bagaimana perawatan dan pengobatan terhadap gigitannya. Nah,, Lantas bagaimana pula dengan Kelabang Raksasa?

Meskipun tampak seperti monster dengan wujud yang mengerikan, dan dilengkapi dengan racun berbahaya, namun kelabang raksasa ini tidak mematikan bagi manusia, racun gigitannya memang menyakitkan, biasanya pada bekas gigitannya akan membengkak dan racunnya menyebabkan lemas dan demam yang menyiksa, terutama pada manusia dewasa yang sehat. Biasanya obat penurun demam biasa telah dapat menurunkan temperatur tubuh, setelah demamnya turun, manusia yang menjadi korban gigitan dapat pulih kembali.

Di beberapa kalangan, hewan ini justru memiliki banyak penggemar. Biasanya para penggemar serangga akan menjadikan kelabang raksasa ini sebagai salah satu binatang peliharaan mereka. Penampilannya yang seram layaknya hewan purba menjadi daya tarik tersendiri bagi para kolektor. Hewan ini tidak menganggap manusia sebagai mangsanya, mereka tidak akan menggigit, kecuali bila merasa diserang. Beberapa kolektor kadang-kadang membiarkan kelabang ini merayap ditangan mereka, dan membuat beberapa foto bersama kelabang raksasa ini. Namun karena kelabang raksasa adalah binatang beracun dan dapat melukai manusia, maka ekspor binatang ini dilarang di banyak negara.

Kelabang raksasa tetap dianggap sebagai hewan berbisa meskipun bisanya kurang mematikan bagi manusia, tetapi Kelabang raksasa biasa dikonsumsi di Thailand dan di beberapa Negara bagian di Afrika. Bahkan pengobatan China memotong atau menggunakan bagian dari kelabang sebagai obat untuk penggunaan oral, meskipun efektivitas pengobatan ini belum terbukti secara ilmiah. PADI WEB/Edi Sucipto-Iqbal Fadillah/09-14. Foto dikutip dari: www.scolopendra.be

0 Respon untuk "Inilah Jenis Kelabang Raksasa Terbesar di Dunia"



Padi Web Alam Pedia Alam Pedia Blog merupakan sebuah situs yang berisi informasi-informasi mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan alam, seperti tempat pariwisata, seni-budaya, hewan, tumbuhan maupun rangkuman dari berbagai hal unik-menarik yang berasal dari alam di seluruh dunia. Edi Sucipto itps.mail.id@gmail.com Website Twitter
Edi Sucipto Ahmad Fatih itps.mail.id@gmail.com Indonesia Sumatera Utara Medan Helvetia 20123 Gang Jawa Lr. Pribadi No. 24 B Programmer dan IT SupportPadi Web / Padi Soft