Cara Memanfaatkan Tanaman Orok-Orok Dalam Bidang Pertanian


Orok-Orok
ALAM PEDIA – Orok-orok (Crotalaria anagyroides) merupakan tanaman penutup tanah yang bentuknya seperti tumbuhan semak. Tanaman ini juga termasuk dalam suku polong-polongan atau Leguminosae alias suku tumbuhan berbunga kupu-kupu atau Papilionaceae yang lebih dikenal dengan kacang-kacangan. Orok-orok berasal dari Amerika Selatan yang sekarang tersebar di Indonesia dan sering dijadikan sebagai tanaman pagar di perkebunan dan pada pertanian rakyat. Tanaman ini terlihat cantik karena bunganya yang berbentuk seperti kupu-kupu. Tanaman ini juga menghasilkan biji yang jika sudah kering bisa dipakai sebagai bahan permainan oleh anak-anak.

Pupuk hijau adalah pupuk organik yang berasal dari tanaman atau berupa sisa hasil panen tanaman tertentu.  Bahan tanaman ini dapat dibenamkan pada waktu masih hijau atau setelah dikomposkan. Sumber pupuk hijau dapat berupa sisa-sisa tanaman (sisa panen) atau tanaman yang ditanam secara khusus sebagai penghasil pupuk hijau atau berasal dari tanaman liar, dan salah satu dari jenis tanaman yang tergolong dalam kategori tersebut ialah tanaman orok-orok.

Tanaman ini biasanya juga dijadikan sebagai bahan untuk pembuatan pupuk hijau, oleh karenanya tanaman orok-orok ini selalu ditanam setelah panen selesai. Sebenarnya penggunaan pupuk hijau ini bukan hal yang baru lagi, namun karena sudah banyak ditinggalkan oleh petani maka pupuk hijau ini terabaikan. Misalnya pada tahun 1970-an, merupakan suatu keharusan pihak pabrik tembakau di Klaten, untuk menanam orok-orok pada setiap habis panen tembakau, ini bertujuan untuk mengembalikan dan memperbaiki kesuburan tanahnya. Setelah tembakau dipanen, ditanam orok-orok, setelah besar maka tanaman orok-orok ini dirobohkan dan dicampur dengan tanah saat pengolahan tanah (pembajakan) yang kemudian digenangi dengan air. Tetapi pada masa sekarang keharusan tersebut sukar dipenuhi baik oleh pihak pabrik maupun para petani, sebab para petani merasa keberatan bila sawahnya ditanami orok-orok yang dianggap tidak produktif, karena selama penanaman orok-orok ini akan memakan waktu yang lamanya sekitar 1 bulan.

Tanaman ini bisa hidup di sembarang tempat namun lebih bagus tumbuhnya di area perkebunan atau sawah. Dikarenakan tanaman ini mudah tumbuh, maka tanaman ini dapat berkembang dengan cepat sehingga kalau dibiarkan saja semua tanah yang berada di sekitarnya akan tertutup habis ditumbuhi orok-orok. Disebabkan atas dasar itulah tanaman ini disebut sebagai tanaman penutup tanah. Namun karena kegunaan tanaman ini yang juga bisa dijadikan sebagai sumber pupuk hijau, maka sudah banyak orang yang sengaja menanam tanaman ini, bilapun tanaman ini tumbuh secara liar di ladang perkebunan orang, maka tanaman ini tidak sepenuhnya akan dibasmi. PADI WEB/Iqbal Fadillah/09-14. Foto dikutip dari: id.wikipedia.org

~ Ditulis Oleh Tim Padi Web ~

Anda telah membaca sebuah artikel yang berjudul : Cara Memanfaatkan Tanaman Orok-Orok Dalam Bidang Pertanian. Semoga artikel tersebut dapat bermanfaat untuk anda. Kami mohon maaf apabila konten yang anda baca memiliki suatu kecacatan ataupun salah dalam hal penulisan. Jika ada pertanyaan, kritik, maupun saran yang ingin disampaikan, silahkan anda hubungi kami dihalaman Kontak Kami, atau juga dengan menuliskannya di kotak komentar berikut.
"Terimakasih. (^_^)b"
https://alampedia.blogspot.com/2014/09/orok-orok-crotalaria-anagyroides.html Review: Oleh: alampedia.blogspot.com Cara Memanfaatkan Tanaman Orok-Orok Dalam Bidang Pertanian Pada: Padi Web Rating: 8.5 / 10
Orok-Orok
ALAM PEDIA – Orok-orok (Crotalaria anagyroides) merupakan tanaman penutup tanah yang bentuknya seperti tumbuhan semak. Tanaman ini juga termasuk dalam suku polong-polongan atau Leguminosae alias suku tumbuhan berbunga kupu-kupu atau Papilionaceae yang lebih dikenal dengan kacang-kacangan. Orok-orok berasal dari Amerika Selatan yang sekarang tersebar di Indonesia dan sering dijadikan sebagai tanaman pagar di perkebunan dan pada pertanian rakyat. Tanaman ini terlihat cantik karena bunganya yang berbentuk seperti kupu-kupu. Tanaman ini juga menghasilkan biji yang jika sudah kering bisa dipakai sebagai bahan permainan oleh anak-anak.

Pupuk hijau adalah pupuk organik yang berasal dari tanaman atau berupa sisa hasil panen tanaman tertentu.  Bahan tanaman ini dapat dibenamkan pada waktu masih hijau atau setelah dikomposkan. Sumber pupuk hijau dapat berupa sisa-sisa tanaman (sisa panen) atau tanaman yang ditanam secara khusus sebagai penghasil pupuk hijau atau berasal dari tanaman liar, dan salah satu dari jenis tanaman yang tergolong dalam kategori tersebut ialah tanaman orok-orok.

Tanaman ini biasanya juga dijadikan sebagai bahan untuk pembuatan pupuk hijau, oleh karenanya tanaman orok-orok ini selalu ditanam setelah panen selesai. Sebenarnya penggunaan pupuk hijau ini bukan hal yang baru lagi, namun karena sudah banyak ditinggalkan oleh petani maka pupuk hijau ini terabaikan. Misalnya pada tahun 1970-an, merupakan suatu keharusan pihak pabrik tembakau di Klaten, untuk menanam orok-orok pada setiap habis panen tembakau, ini bertujuan untuk mengembalikan dan memperbaiki kesuburan tanahnya. Setelah tembakau dipanen, ditanam orok-orok, setelah besar maka tanaman orok-orok ini dirobohkan dan dicampur dengan tanah saat pengolahan tanah (pembajakan) yang kemudian digenangi dengan air. Tetapi pada masa sekarang keharusan tersebut sukar dipenuhi baik oleh pihak pabrik maupun para petani, sebab para petani merasa keberatan bila sawahnya ditanami orok-orok yang dianggap tidak produktif, karena selama penanaman orok-orok ini akan memakan waktu yang lamanya sekitar 1 bulan.

Tanaman ini bisa hidup di sembarang tempat namun lebih bagus tumbuhnya di area perkebunan atau sawah. Dikarenakan tanaman ini mudah tumbuh, maka tanaman ini dapat berkembang dengan cepat sehingga kalau dibiarkan saja semua tanah yang berada di sekitarnya akan tertutup habis ditumbuhi orok-orok. Disebabkan atas dasar itulah tanaman ini disebut sebagai tanaman penutup tanah. Namun karena kegunaan tanaman ini yang juga bisa dijadikan sebagai sumber pupuk hijau, maka sudah banyak orang yang sengaja menanam tanaman ini, bilapun tanaman ini tumbuh secara liar di ladang perkebunan orang, maka tanaman ini tidak sepenuhnya akan dibasmi. PADI WEB/Iqbal Fadillah/09-14. Foto dikutip dari: id.wikipedia.org

1 Respon untuk "Cara Memanfaatkan Tanaman Orok-Orok Dalam Bidang Pertanian"



Padi Web Alam Pedia Alam Pedia Blog merupakan sebuah situs yang berisi informasi-informasi mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan alam, seperti tempat pariwisata, seni-budaya, hewan, tumbuhan maupun rangkuman dari berbagai hal unik-menarik yang berasal dari alam di seluruh dunia. Edi Sucipto itps.mail.id@gmail.com Website Twitter
Edi Sucipto Ahmad Fatih itps.mail.id@gmail.com Indonesia Sumatera Utara Medan Helvetia 20123 Gang Jawa Lr. Pribadi No. 24 B Programmer dan IT SupportPadi Web / Padi Soft