Mengenal Kerang si Hewan Lunak Bercangkang Keras


KerangALAM PEDIA – Kerang adalah jenis kelompok hewan air invertebrata yang juga termasuk hewan bertubuh lunak (moluska).  Semua kerang-kerangan memiliki sepasang cangkang (disebut juga cangkok atau katup) yang biasanya berbentuk simetri cermin yang terhubung dengan suatu ligamen (jaringan ikat), dimana terdapat dua otot adduktor yang mengatur buka-tutupnya cangkang. 

Kerang tidak memiliki kepala juga otak, dan organ yang dimiliki kerang adalah ginjal, jantung, mulut, dan anus. Kerang dapat bergerak dengan “kaki” berupa semacam organ pipih yang dikeluarkan pada saat ia membuka-tutup cangkangnya. Sistem sirkulasinya terbuka, atau berarti ia tidak memiliki pembuluh darah. Pasokan oksigen berasal dari darah yang sangat cair yang kaya akan nutrisi dan oksigen yang menyelubungi organ-organnya. Makanan kerang adalah plankton-plankton kecil yang ia cerna dengan cara menyaringnya, dan kerang sendiri merupakan mangsa bagi cumi-cumi juga hiu. 

Sebuah penelitian yang dilakukan di Washington menemukan bahwa jenis protein yang dimiliki oleh kerang laut berguna untuk melawan sel penyebab kanker. Ini membuat para ilmuwan tersebut menciptakan bentuk protein yang mirip dengan protein kerang guna kepentingan pengobatan penderita kanker. Hal yang unik dari binatang ini adalah semua kerang adalah jantan ketika muda, kemudian beberapa diantaranya akan menjadi betina seiring dengan tumbuhnya menjadi dewasa.

Cangkang kerang sendiri adalah kerangka luar dari kerang. Cangkang ini dibentuk oleh sel-sel cangkang (epitel mantel) yang mengeluarkan secreta. Cangkang kerang ini terdiri dari beberapa lapisan diantaranya yaitu Periostracum, yang berwarna hitam, terbuat dari bahan tanduk yang disebut cocchiolin. Selanjutnya ada Prismatic, yang tersusun dari kristal-kristal kalsium karbonat (zat kapur yang berbentuk prisma). Kemudian lapisan nacreas (mutiara), juga terdiri dari kristal-kristal kalsium karbonat (zat kapur yang berbentuk prisma tetapi susunannya lebih rapat). Lalu ada Engsel cangkang dibentuk oleh jaringan ikat yang disebut ligamentum. Kedua cangkang dapat membuka dan menutup, karena adanya dua otot adductor, satu terletak di bagian anterior dan satunya lagi terdapat di bagian posterior.

Cangkang kerang mengandung kalsium karbonat (CaCO3) dalam kadar yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan batu gamping, cangkang telur, keramik, atau bahan lainnya. Hal ini terlihat dari tingkat kekerasan cangkang kerang. Semakin keras cangkang, maka semakin tinggi kandungan kalsium karbonat (CaCO3)nya. Ini artinya jika cangkang kerang direaksikan dengan asam kuat seperti HCl dan ion logam yang terlarut dalam air, maka ia dapat mengendapkan kandungan logam.

Dari banyaknya jenis kerang, diantaranya ada sejenis kerang yang dapat menghasilkan mutiara yang indah dan begitu berharga, yaitu kerang tiram mutiara. Kerang Mutiara memiliki manfaat selain untuk perhiasan, juga dapat digunakan sebagai bahan dasar kosmetik. Pembudidayaan kerang mutiara sendiri dianggap sangat perlu karena meningkatnya permintaan pasar terhadap mutiara alami, yang mengakibatkan persediaan mutiara di alam semakin terbatas dan untuk mendapatkan jenis mutiara yang sesuai dengan selera pasar juga semakin sulit. 

Mutiara dari kerang adalah suatu benda keras yang diproduksi di dalam jaringan lunak (khususnya mantel) dari kerang hidup. Sama seperti cangkangnya, mutiara terdiri dari kalsium karbonat dalam bentuk kristal yang telah disimpan dalam lapisan-lapisan konsentris. Mutiara yang ideal adalah yang berbentuk sempurna bulat dan halus, tetapi ada juga berbagai macam bentuk lain. Mutiara alami berkualitas terbaik telah sangat dihargai sebagai batu permata dan objek keindahan selama berabad-abad, dan oleh karena itu, kata "mutiara" telah menjadi metafora untuk sesuatu yang sangat langka, baik, mengagumkan, dan juga berharga. PADI WEB/Iqbal Fadillah/10-14. Foto dikutip dari : bisnisukm.com
*Referensi berasal dari berbagai sumber.

~ Ditulis Oleh Tim Padi Web ~

Anda telah membaca sebuah artikel yang berjudul : Mengenal Kerang si Hewan Lunak Bercangkang Keras. Semoga artikel tersebut dapat bermanfaat untuk anda. Kami mohon maaf apabila konten yang anda baca memiliki suatu kecacatan ataupun salah dalam hal penulisan. Jika ada pertanyaan, kritik, maupun saran yang ingin disampaikan, silahkan anda hubungi kami dihalaman Kontak Kami, atau juga dengan menuliskannya di kotak komentar berikut.
"Terimakasih. (^_^)b"
https://alampedia.blogspot.com/2017/08/mengenal-kerang-si-hewan-lunak.html Review: Oleh: alampedia.blogspot.com Mengenal Kerang si Hewan Lunak Bercangkang Keras Pada: Padi Web Rating: 8.5 / 10
KerangALAM PEDIA – Kerang adalah jenis kelompok hewan air invertebrata yang juga termasuk hewan bertubuh lunak (moluska).  Semua kerang-kerangan memiliki sepasang cangkang (disebut juga cangkok atau katup) yang biasanya berbentuk simetri cermin yang terhubung dengan suatu ligamen (jaringan ikat), dimana terdapat dua otot adduktor yang mengatur buka-tutupnya cangkang. 

Kerang tidak memiliki kepala juga otak, dan organ yang dimiliki kerang adalah ginjal, jantung, mulut, dan anus. Kerang dapat bergerak dengan “kaki” berupa semacam organ pipih yang dikeluarkan pada saat ia membuka-tutup cangkangnya. Sistem sirkulasinya terbuka, atau berarti ia tidak memiliki pembuluh darah. Pasokan oksigen berasal dari darah yang sangat cair yang kaya akan nutrisi dan oksigen yang menyelubungi organ-organnya. Makanan kerang adalah plankton-plankton kecil yang ia cerna dengan cara menyaringnya, dan kerang sendiri merupakan mangsa bagi cumi-cumi juga hiu. 

Sebuah penelitian yang dilakukan di Washington menemukan bahwa jenis protein yang dimiliki oleh kerang laut berguna untuk melawan sel penyebab kanker. Ini membuat para ilmuwan tersebut menciptakan bentuk protein yang mirip dengan protein kerang guna kepentingan pengobatan penderita kanker. Hal yang unik dari binatang ini adalah semua kerang adalah jantan ketika muda, kemudian beberapa diantaranya akan menjadi betina seiring dengan tumbuhnya menjadi dewasa.

Cangkang kerang sendiri adalah kerangka luar dari kerang. Cangkang ini dibentuk oleh sel-sel cangkang (epitel mantel) yang mengeluarkan secreta. Cangkang kerang ini terdiri dari beberapa lapisan diantaranya yaitu Periostracum, yang berwarna hitam, terbuat dari bahan tanduk yang disebut cocchiolin. Selanjutnya ada Prismatic, yang tersusun dari kristal-kristal kalsium karbonat (zat kapur yang berbentuk prisma). Kemudian lapisan nacreas (mutiara), juga terdiri dari kristal-kristal kalsium karbonat (zat kapur yang berbentuk prisma tetapi susunannya lebih rapat). Lalu ada Engsel cangkang dibentuk oleh jaringan ikat yang disebut ligamentum. Kedua cangkang dapat membuka dan menutup, karena adanya dua otot adductor, satu terletak di bagian anterior dan satunya lagi terdapat di bagian posterior.

Cangkang kerang mengandung kalsium karbonat (CaCO3) dalam kadar yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan batu gamping, cangkang telur, keramik, atau bahan lainnya. Hal ini terlihat dari tingkat kekerasan cangkang kerang. Semakin keras cangkang, maka semakin tinggi kandungan kalsium karbonat (CaCO3)nya. Ini artinya jika cangkang kerang direaksikan dengan asam kuat seperti HCl dan ion logam yang terlarut dalam air, maka ia dapat mengendapkan kandungan logam.

Dari banyaknya jenis kerang, diantaranya ada sejenis kerang yang dapat menghasilkan mutiara yang indah dan begitu berharga, yaitu kerang tiram mutiara. Kerang Mutiara memiliki manfaat selain untuk perhiasan, juga dapat digunakan sebagai bahan dasar kosmetik. Pembudidayaan kerang mutiara sendiri dianggap sangat perlu karena meningkatnya permintaan pasar terhadap mutiara alami, yang mengakibatkan persediaan mutiara di alam semakin terbatas dan untuk mendapatkan jenis mutiara yang sesuai dengan selera pasar juga semakin sulit. 

Mutiara dari kerang adalah suatu benda keras yang diproduksi di dalam jaringan lunak (khususnya mantel) dari kerang hidup. Sama seperti cangkangnya, mutiara terdiri dari kalsium karbonat dalam bentuk kristal yang telah disimpan dalam lapisan-lapisan konsentris. Mutiara yang ideal adalah yang berbentuk sempurna bulat dan halus, tetapi ada juga berbagai macam bentuk lain. Mutiara alami berkualitas terbaik telah sangat dihargai sebagai batu permata dan objek keindahan selama berabad-abad, dan oleh karena itu, kata "mutiara" telah menjadi metafora untuk sesuatu yang sangat langka, baik, mengagumkan, dan juga berharga. PADI WEB/Iqbal Fadillah/10-14. Foto dikutip dari : bisnisukm.com
*Referensi berasal dari berbagai sumber.

0 Respon untuk "Mengenal Kerang si Hewan Lunak Bercangkang Keras"



Padi Web Alam Pedia Alam Pedia Blog merupakan sebuah situs yang berisi informasi-informasi mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan alam, seperti tempat pariwisata, seni-budaya, hewan, tumbuhan maupun rangkuman dari berbagai hal unik-menarik yang berasal dari alam di seluruh dunia. Edi Sucipto itps.mail.id@gmail.com Website Twitter
Edi Sucipto Ahmad Fatih itps.mail.id@gmail.com Indonesia Sumatera Utara Medan Helvetia 20123 Gang Jawa Lr. Pribadi No. 24 B Programmer dan IT SupportPadi Web / Padi Soft